Bali No.1 Nursing Info & Education

Jiwa

Membahas mengenai konsep keperawatan kesehatan jiwa, masalah kesehatan jiwa dalam rentang sehat jiwa sampai gangguan jiwa, pencegahan dan perawatan klien dengan masalah bio-psiko-sosio-spiritual dan gangguan jiwa dengan menggunakan pendekatan proses keperawatan serta penerapan terapi modalitas. Proses pembelajaran memberikan pengalaman pemahaman dan ketrampilan klinis asuhan keperawatan jiwa.

Pendapat yang menyatakan bahwa kesehatan jiwa merupakan sisi lain dari kesehatan tubuh secara keseluruhan, kini tidak bisa dibilang benar. Kesehatan jiwa dan kesehatan tubuh adalah satu kesatuan ilmu yang saling mendukung. Apabila salah satu daripadanya tidak seimbang, maka ada cacat yang kadang terlihat tidak mengenakkan. Begitu pula bangsa ini, mendidik generasi penerus dengan hanya menambah kapasitas dukung kepala tanpa menambah kapasitas daya dukung jiwa, hanya akan mengantarkan bangsa ini makin ke pinggir jurang kehancuran.

Psikososial
Pembicaraan mengenai kesehatan jiwa ini makin merebak, tatkala para pemerhati masalah ini mengadakan konvensi tentang kesehatan jiwa beberapa waktu lalu. Banyak faktor yang menjadi akar masalah, dan terlalu sulit rasanya sekarang bila kita ingin menjabarkannya satu per satu. Namun yang jelas masalah psikososial masyarakat di negara ini memang sudah dalam kondisi yang mengkhawatirkan.
Faktor-faktor psikososial yang menjadi dasar pemikiran kejiwaan, menjadi bahasan pendahuluan yang diajukan. Polemik tentang masalah psikososial ini rasa-rasanya memang cukup menarik juga. Apalagi di kondisi masyarakat Indonesia kini yang penuh dengan tantangan kehidupan.
Manusia yang tertekan, kadang menjadi lemah hati. Kelemahan pada masalah jiwa itu kemudian dirangsang juga oleh kehidupan keseharian mereka yang mengarah negatif. Rangsangan-rangsangan gambar kekerasan di TV, rekaman budaya merusak yang hampir tiap hari ada di kepala. Tertimbun, menambah ingatan-ingatan di mereka. Dan dengan penafsiran yang dilandasi berbagai hal dan latar belakang, menimbulkan efek berbagai macam juga. Kalau hasil yang keluar positif, mungkin tidak terlalu masalah. Tapi kalau negatif, itu yang berbahaya.
Dan lebih berbahaya lagi, kalau imbas negatif yang keluar itu terekam kembali dalam kepala generasi penerus bangsa. Maka, bukan tidak mungkin mereka akan menjadi penerus yang berlandaskan pada nurani negatif. Menjadi rekaman gambar yang terus memenuhi kepala, dan menjadi salah satu landasan dalam pengambilan keputusan mereka nantinya.

Bangsa Terjajah
Selain itu masalah mental bangsa yang pernah terjajah, juga rasa-rasanya belum bisa hilang dari konstruksi ruang kepala kita. Perjalanan sejarah itulah yang menjadi landasan pembentukan jiwa bangsa Indonesia sekarang. Sebuah kenyataan bahwa bangsa kita pernah menjadi bangsa yang terjajah ribuan tahun, memang meninggalkan bekas sangat dalam. Hingga akhirnya sampai saat sekarang mental menjadi ‘tuan’ di negeri sendiri saja, kebanyakan masyarakat kita belum berani.
Faktor-faktor seperti terlalu multi kulturalnya bangsa kita juga menambah beban tersebut. Selain juga masalah peta politik Indonesia yang tidak memuaskan hingga kini. Mengakibatkan pengaruh besar pada masalah kijiwaan bangsa ini juga. Korupsi dan nepotisme tergelar di mana-mana. Politik uang adalah jalan keluar.
Sikap repsesif militer dalam menghadapi berbagai masalah bangsa, makin membuat sikap dan perilaku masyarakat ikut-ikutan juga. Segalanya bisa diselesaikan dengan kekerasan, dan itulah yang ada sekarang.
Itulah mengapa kesehatan jiwa ini rasa-rasanya perlu juga diperhatikan kini. Jumlah kenaikan orang-orang yang terganggu jiwanya, yang makin bertambah tiap tahunnya, juga menjadi dasar kita harus makin meningkatkan kewaspadaan terhadap masalah ini. Jangan sampai anak-anak kita menjadi salah satu korban ekses pemikiran tersebut.

Leave a Comment

0 responses so far ↓

  • There are no comments yet...Kick things off by filling out the form below.

Leave a Comment